SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Persaingan kompetisi kasta tertinggi bola voli Indonesia, Proliga 2026, memasuki fase krusial. Setelah berlangsung sengit di Surabaya, putaran kedua Final Four kini bergeser ke GOR Sritex Arena, Solo, pada 9 hingga 12 April 2026.
Hari pertama langsung menyajikan laga bergengsi dari sektor putra dan putri. Pada Kamis (9/4), pertandingan pembuka mempertemukan Gresik Phonska Plus melawan Jakarta Pertamina Enduro di sektor putri pukul 16.00 WIB. Sementara laga malam hari pukul 19.00 WIB menghadirkan duel panas antara Jakarta LavAni Livin’ Transmedia kontra Jakarta Bhayangkara Presisi di sektor putra.
Wakil Direktur Proliga sekaligus Wakil Ketua III PBVI, Reginald Nelwan, menegaskan bahwa seri Solo akan menjadi ujian konsistensi bagi seluruh tim.
“Solo selalu memiliki atmosfer voli yang luar biasa. Di sini mental juara diuji karena poin yang diraih sangat menentukan langkah menuju final di Yogyakarta,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (8/4/2026).
Ia juga menambahkan, sistem penjualan tiket tetap menggunakan platform digital demi kenyamanan penonton, dengan pengamanan yang diperketat mengingat tingginya animo masyarakat.
Dari sektor putra, perwakilan manajemen LavAni, John Zulfikar, menyebut timnya kini semakin solid usai evaluasi dari seri sebelumnya.
“Kami tidak boleh lengah. Evaluasi dari Surabaya sudah dilakukan, dan di Solo kami ingin mengunci tiket final lebih awal,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Jakarta Bhayangkara Presisi, Dwi Cahyo, memastikan kondisi tim dalam keadaan prima.
“Kami fokus menjaga rotasi pemain agar stamina tetap terjaga di jadwal yang padat,” ujarnya.
Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno, menilai pemain mudanya kini semakin matang menghadapi tekanan Final Four.
“Anak-anak sudah belajar banyak dari seri sebelumnya. Di Solo kami akan bermain lebih lepas,” katanya. Ia juga menyebut timnya tetap kompetitif meski salah satu pemainnya, Rama Fauzan, mengalami cedera.
Dari kubu Garuda Jaya, Nur Widayanto, memastikan skuadnya siap tampil maksimal.
“Pemain sudah mulai menyatu dengan skema permainan. Kami optimistis menghadapi laga di Solo,” ungkapnya.
Di sektor putri, manajer Jakarta Pertamina Enduro, Widi Triyoso, menegaskan target mempertahankan gelar.
“Kami datang ke Solo untuk menang. Setiap pertandingan di sini sangat penting,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Jakarta Electric PLN, Yudi, menyebut timnya telah mengalami peningkatan signifikan.
“Chemistry tim sudah jauh lebih baik. Kami siap tampil dengan strategi baru,” katanya.
Dari Gresik Phonska Plus, Putri Vitriani menegaskan kondisi tim tetap stabil.
“Kami ingin menjaga tren positif seperti di Surabaya. Stabilitas tim menjadi kunci,” ucapnya.
Sedangkan Jakarta Popsivo Polwan melalui Hayun menekankan motivasi baru yang dimiliki timnya.
“Kami tetap konsisten dengan permainan dan membawa semangat baru sesuai arahan manajemen,” katanya.
Dengan persaingan yang semakin ketat, seri Solo dipastikan menjadi penentuan bagi delapan tim untuk mengamankan tiket menuju partai final Proliga 2026. Atmosfer panas di GOR Sritex Arena pun diprediksi akan menjadi saksi lahirnya tim-tim terbaik menuju babak puncak. (KS2)






