JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Polemik terkait ribuan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya mendapat penjelasan dari pemerintah.
Menteri Keuangan, Purbaya, menegaskan pengadaan kendaraan tersebut bukan berasal dari anggaran baru tahun 2026.
Purbaya mengaku telah mengonfirmasi langsung kepada Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, terkait isu yang sempat viral di publik.
Menurutnya, pengadaan motor listrik itu merupakan bagian dari perencanaan tahun sebelumnya yang sudah sempat direalisasikan sebagian.
“Ini anggaran tahun lalu yang sudah terlanjur berjalan. Untuk tahun ini, tidak ada pembelian motor listrik baru untuk program MBG,” ujar Purbaya, Jumat (10/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa realisasi pengadaan tersebut juga tidak sepenuhnya berjalan sesuai rencana awal. Dari total yang direncanakan, sebagian pengadaan telah dibatalkan atau dibatasi.
Sementara itu, Dadan Hindayana mengungkapkan bahwa saat ini ribuan motor listrik tersebut masih berada di gudang distributor dan belum seluruhnya digunakan.
“Sekarang posisinya masih di gudang distributor,” jelas Dadan.
Ia juga meluruskan informasi yang sempat beredar luas mengenai jumlah motor listrik yang disebut mencapai 70.000 unit. Menurutnya, angka tersebut tidak benar.
Dadan menegaskan bahwa jumlah motor listrik yang benar-benar terealisasi adalah 21.801 unit dari total 25.000 unit yang direncanakan pada 2025.
“Informasi 70.000 unit itu tidak sesuai. Total realisasi hanya 21.801 unit,” tegasnya.
Isu ini sebelumnya ramai diperbincangkan karena dikaitkan dengan efektivitas penggunaan anggaran dalam program MBG. Namun, dengan adanya klarifikasi ini, pemerintah memastikan bahwa tidak ada pengadaan baru yang membebani anggaran tahun berjalan.
Pemerintah juga menegaskan bahwa ke depan, setiap pengadaan akan lebih diperketat agar sesuai kebutuhan program serta tidak menimbulkan polemik di masyarakat.(ks01)






