Konvoi Usai Tonton Basket, 4 Remaja Gunakan Knalpot Brong Diamankan Tim Sparta Polresta Surakarta

Konvoi Usai Tonton Basket, 4 Remaja Gunakan Knalpot Brong Diamankan Tim Sparta Polresta Surakarta. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM –  Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Surakarta mengamankan empat pemuda beserta tiga unit sepeda motor knalpot brong usai melakukan konvoi di jalanan Kota Solo.

Aksi tersebut terjadi setelah mereka menonton pertandingan bola basket di GOR Sritex, Kecamatan Laweyan, Kamis 31 Juli 2025, malam.

Bacaan Lainnya

Penindakan dilakukan menyusul laporan dari masyarakat melalui Call Center Tim Sparta, yang menginformasikan adanya konvoi motor dengan suara bising yang mengganggu ketertiban di sekitar Jalan Kebangkitan Nasional, Laweyan.

Dalam laporan tersebut disebutkan sekelompok anak muda menggeber motor dan bahkan sempat menutup jalan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Sparta segera meluncur ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati sekelompok pemuda sedang melakukan aksi konvoi dengan suara motor menggelegar.

Petugas segera membubarkan kerumunan dan mengejar para pelaku. Di Jalan Dr. Wahidin, empat remaja berhasil diamankan bersama tiga sepeda motor yang terbukti menggunakan knalpot tidak standar (knalpot brong).

Euforia Kemenangan Basket

Dari hasil interogasi awal, diketahui bahwa keempat pemuda tersebut merupakan pelajar dari salah satu SMA di Surakarta, yang tergabung sebagai suporter tim basket sekolahnya.

Mereka melakukan konvoi sebagai bentuk euforia kemenangan tim mereka dalam turnamen basket antar pelajar yang digelar di GOR Sritex.

“Para pemuda tersebut beserta barang bukti langsung kami bawa ke Mako Polresta Surakarta untuk diproses sesuai prosedur. Tindakan yang kami ambil berupa penilangan dan kewajiban mengganti knalpot dengan yang standar,” jelas Kasat Samapta Kompol Edi Sukamto.

Selain penindakan hukum, Polresta Surakarta juga memberikan pembinaan kepada para remaja tersebut. Orang tua dan guru masing-masing pelajar turut dipanggil untuk diberikan pemahaman tentang pentingnya pembentukan karakter dan ketertiban di ruang publik.

Kompol Edi menegaskan, pihaknya akan terus berkomitmen menjaga kondusifitas Kota Surakarta serta menindak tegas setiap tindakan pelanggaran hukum yang meresahkan masyarakat, terutama yang melibatkan kalangan remaja.

“Kami ingin para remaja ini memahami bahwa euforia bisa disalurkan dengan cara positif. Bukan dengan mengganggu ketertiban atau membahayakan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.

About The Author

Pos terkait