SOLO, KLIKSOLONEWS.COM– Respons cepat dan kepedulian ditunjukkan petugas SPKT Polresta Surakarta dalam membantu seorang lansia yang mengalami kepikunan dan tersesat di wilayah Kota Surakarta.
Lansia tersebut diketahui bernama Supami (mengaku juga sebagai Suparmi), yang mengaku berasal dari Ngemplak, Boyolali. Ia tiba di Polresta Surakarta setelah diantarkan oleh seorang pengemudi ojek online dari kawasan Kleco dalam kondisi kebingungan tanpa membawa identitas.
Setibanya di kantor polisi, petugas SPKT langsung memberikan pelayanan dan berupaya menggali informasi terkait keluarga lansia tersebut.
Kepada petugas, ia menyebut ingin diantarkan ke keluarganya bernama Loso yang disebut berjualan di Pasar Penumping, Surakarta.
Petugas kemudian bergerak cepat menuju lokasi yang dimaksud. Namun, setelah dilakukan penelusuran di Pasar Penumping, diketahui bahwa sosok yang dimaksud sudah tidak lagi berjualan di sana sejak sekitar lima tahun lalu.
Dari informasi pedagang sekitar, petugas mendapatkan petunjuk bahwa orang yang dicari kini tinggal di wilayah Gambiran, Cemani. Pencarian pun dilanjutkan ke alamat tersebut, namun hasilnya nihil karena orang yang ditemui tidak mengenali lansia tersebut.
Saat dimintai keterangan kembali, lansia itu menyebut keluarganya berada di sekitar belakang Makam Kleco, namun tidak dapat memberikan alamat yang jelas. Kondisi ini membuat proses pencarian semakin sulit.
Melihat situasi tersebut, petugas akhirnya mengambil langkah humanis dengan membawa lansia tersebut ke Dinas Sosial Kota Surakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Menurut keterangan Ps. Pamapta 2, Aiptu Dwi Rahanto, saat ini lansia tersebut telah ditempatkan di rumah singgah milik Dinas Sosial yang berlokasi di Jalan Gajahmada, Kecamatan Banjarsari, Surakarta.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi atau mendatangi rumah singgah Dinas Sosial Kota Surakarta.
Secara terpisah, Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, mengapresiasi tindakan cepat dan kepedulian jajarannya dalam membantu masyarakat.
“Ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang humanis dan responsif, khususnya dalam membantu kelompok rentan seperti lansia,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam menjaga dan mengawasi anggota keluarga lanjut usia, terutama yang mengalami gangguan ingatan.
“Kejadian ini menjadi pengingat agar keluarga lebih peduli dan melakukan pengawasan, sehingga hal serupa dapat dicegah,” pungkasnya.(ks01)






