Mantapkan Kesiapan Personel, Polresta Surakarta Gelar Latpraops Keselamatan Candi 2026

Mantapkan Kesiapan Personel, Polresta Surakarta Gelar Latpraops Keselamatan Candi 2026. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Polresta Surakarta menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) sebagai langkah strategis untuk memantapkan kesiapan personel.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, Kamis (29/1/2026), di Aula Wirasatya96 Mapolresta Surakarta.

Bacaan Lainnya

Latpraops ini menjadi bagian dari persiapan menyeluruh Polresta Surakarta dalam mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Fokus utama kegiatan adalah mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di wilayah Kota Surakarta.

Kapolresta Surakarta menegaskan Operasi Keselamatan Candi 2026 tidak hanya menitikberatkan pada penegakan hukum lalu lintas, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.

“Latihan ini bukan sekadar mempersiapkan prosedur teknis, tetapi juga membangun pola pikir dan kepekaan hati seluruh personel agar mampu melindungi dan melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” ujar Kombes Pol. Catur.

Dalam Latpraops Keselamatan Candi 2026, peserta menerima pemaparan materi serta simulasi penanganan berbagai potensi kerawanan. Mulai dari pengaturan lalu lintas di titik rawan kemacetan dan kecelakaan, penanganan situasi darurat, hingga penguatan koordinasi lintas fungsi dan lintas sektor.

Kapolresta juga menekankan pentingnya inisiatif dan kecepatan bertindak di lapangan. Personel diminta tidak ragu mengambil langkah solutif apabila menemukan kendala teknis yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Jika menemukan jalan berlubang, rambu rusak, atau hambatan lain yang bisa segera ditangani, lakukan langkah nyata tanpa menunggu perintah. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegasnya.

Selain pembekalan teknis, Latpraops ini turut dilengkapi dengan pembekalan spiritual sesuai keyakinan masing-masing personel. Hal tersebut bertujuan memperkuat ketahanan mental, integritas, serta kesiapan rohani selama pelaksanaan operasi.

“Kesiapan mental dan rohani sama pentingnya dengan kesiapan teknis. Dengan jiwa yang tenang dan fokus, personel diharapkan dapat bertugas secara profesional dan humanis,” pungkas Kapolresta.

Melalui Latpraops Keselamatan Candi 2026 ini, Polresta Surakarta berharap seluruh personel memiliki pemahaman yang sama, kesiapan optimal, serta soliditas yang kuat demi suksesnya Operasi Keselamatan Candi 2026 dan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Solo.(KS01)

About The Author

Pos terkait