SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memberikan apresiasi tinggi kepada Polda Jawa Tengah atas capaian signifikan dalam pelaksanaan revitalisasi dan implementasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional.
Dalam kunjungannya ke Semarang, Irjen Agus memastikan bahwa sistem penegakan hukum berbasis elektronik di Jawa Tengah telah menunjukkan peningkatan kinerja yang luar biasa.
“Saya jabarkan, khususnya revitalisasi ETLE nasional di Jateng sudah berjalan baik. Kinerja ETLE meningkat 100 persen. Saya pastikan nanti ETLE di seluruh Indonesia juga akan berjalan,” ujar Irjen Agus kepada wartawan.
Kakorlantas menjelaskan bahwa Polri saat ini mengedepankan tiga pilar utama dalam penegakan pelanggaran lalu lintas, yaitu melalui ETLE, tilang manual, dan edukasi masyarakat.
“Kebijakan Polri saat ini, penegakan pelanggaran lalu lintas dilakukan menggunakan ETLE, 5 persen menggunakan tilang manual, dan sisanya edukasi melalui program Polantas Menyapa. Jadi ada tiga pilar: ETLE, tilang manual, dan teguran,” jelasnya.
Di Jawa Tengah, sistem ETLE sudah diimplementasikan di 35 Polres, namun Agus mengakui jumlah kamera pengawas yang terpasang masih belum ideal.
“Di Jateng baru 185 unit. Idealnya minimal 500 kamera. Kalau dari jumlahnya memang masih kurang, tapi dari sisi operasional, sistemnya sudah berjalan baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Irjen Agus menegaskan bahwa penegakan hukum bukan menjadi tujuan utama, melainkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
“Saya tidak bangga harus melakukan penegakan hukum. Saya justru ingin masyarakat tertib dan mematuhi aturan, karena keselamatan di jalan bergantung pada pengguna jalan itu sendiri. Lalu lintas adalah cermin budaya bangsa,” tegasnya.
Selain itu, Agus menyoroti bahwa keberlangsungan dan pengembangan sistem ETLE juga akan berdampak positif pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dana dari PNBP nantinya akan digunakan kembali untuk memperkuat infrastruktur dan operasional ETLE di berbagai daerah.
Dengan capaian tersebut, revitalisasi ETLE di Jawa Tengah menjadi contoh nyata komitmen Polri dalam menghadirkan penegakan hukum yang modern, transparan, dan berorientasi pada keselamatan publik, sejalan dengan visi Presisi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (KS1)






